Kota Thessaloniki Bukti Keindahan Yunani

Kota Thessaloniki Bukti Keindahan Yunani

Thessaloniki atau yang juga dikenal bernama Tesalonika adalah salah satunya bukti keindahan yang di miliki oleh kota yang berada di Yunani.

Dengan luas daerah capai 19.307 km persegi, Thessaloniki jadi kota paling besar ke-2 di Yunani sesudah Athena.

Kota Thessaloniki Bukti Keindahan Yunani

Kota ini mempunyai riwayat multikultural yang paling kaya. Sarana umum yang ada juga telah hebat. Kota Thessaloniki tawarkan banyak tempat rekreasi yang menarik, dimulai dari musem sampai panorama alam.

Baca Juga: Tempat Angker di Cimahi

Nah, untuk lebih detilnya, di bawah ini ada referensi beberapa tempat rekreasi di kota Thessaloniki menjadi bukti keindahan di Yunani yang sayang dilewati. Baca ya.

  1. White Tower

Sama namanya, semua bangunan White Tower yang dibuat pada era ke-15 ini bercat putih. Sesudah dibuka untuk umum, White Tower jadi landmark Kota Thessaloniki yang harus didatangi.

Pelancong bisa naik sampai ke pucuk untuk menyaksikan cantiknya panorama Kota Thessaloniki di atas. Dalam bangunan ini ada museum yang koleksinya terkait dengan riwayat Thessaloniki dan White Tower. Bermacam cenderamata juga banyak dipasarkan di White Tower, lho.

  1. Archaeological Museum of Thessaloniki

Archaeological Museum of Thessaloniki dibuat di tahun 1912 dengan seorang arsitek Yunani namanya Patroklos Karantinos.

  1. Museum of Byzantine Culture

Kota Thessaloniki dan Makedonia erat berkaitan dengan riwayat dan adat Bizantium. Bertandang ke Museum of Byzantine Culture beberapa pelancong bisa menyaksikan bermacam pameran dan aktivitas yang terkait dengan kebudayaan Bizantium.

Beberapa koleksi museum terbagi dalam patung, mozaik, lukisan dinding, koin, keramik, dan manuskrip.

  1. Bey Hamam

Pernah terkuasai oleh Turki membuat beberapa hamam (tempat pemandian ciri khas Turki) diketemukan di Kota Thessaloniki, misalnya Yahudi Hamam dan Bey Hamam.

Bey Hamam yang bermakna “pemandian surga” dibuat di tahun 1444. Terletak berada di sejauh Jalan Egnatia. Bey Hamam adalah hamam paling besar di Yunani. Ruangnya terbagi dalam banyak aula, dekor, dan lukisan yang mengagumkan.

  1. Teloglion Foundation of Art

Teloglion Foundation of Art dibangun di tahun 1972 oleh Nestoras dan Alice Teloglou. Posisinya ada disamping utara Kampus Aristoteles Thessaloniki.

  1. Aristotelous Square

Aristotelous Square berada di pinggir laut kota di Nikis Avenue. Dibuat di tahun 1918 oleh arsitek asal Prancis namanya Ernest Hébrard. Sejumlah besar perayaan khalayak dimulai dari Natal, Tahun Baru, acara budaya, politik sampai demo diselenggarakan di sini.

Tidak jauh dari Aristotelous Square, persisnya disamping timur laut ada Bioskop Teater Olympion yang sering mengadakan Festival Film Internasional Thessaloniki tiap bulan Maret.

  1. Rotunda

Sudah tercatat dalam Situs Peninggalan Dunia UNESCO, Rotunda sebuah ruangan yang mempesona dengan kubah 30 mtr. Sepanjang masa Ottoman, Rotunda pernah dipakai selaku kuil pagan, gereja Kristen, dan mushola.

  1. Heptapyrgion

Lima menara di utara yang dibuat di tahun 900-an dan lima menara kembali berada di samping selatan yang dibuat pada era keduabelas. Seluruh menaranya digabungkan oleh satu dinding.

Waktu sore hari panorama Thessaloniki dan Teluk Thermaic yang disaksikan dari Heptapyrgion terlihat benar-benar cantik dengan matahari tenggelamnya.

  1. Jewish Museum

Berada di Jalan Agiou Mina, Jewish Museum sebuah museum kecil yang koleksinya terbagi dalam peninggalan Sephardic Thessaloniki. Walau simpel, koleksi yang dipunyai cukup bermacam, mencakup batu nisan Yahudi, beberapa foto vintage, papan yang berisi info penting seperti kejadian deportasi pada 49.000 orang Yahudi di tahun 1943.

  1. Roman Komunitas

Roman Komunitas adalah pusat kehidupan khalayak dan politik Romawi yang diketemukan di tahun 1966. Tempat ini mempunyai panjang 150 mtr. dan lebar 100 mtr.. Yang memikat pada tempat ini ialah ada koridor bawah tanah yang dipakai untuk area untuk menyimpan artefak.

Ada pula sisa-sisa tempat pemandian dan teater zaman Romawi yang sudah alami sedikit perbaikan.

  1. Nikis Avenue

Nikis Avenue ialah jalan pinggir laut pusat di Thessaloniki , Yunani. Jalan tiga lajur menuju timur menghampar dari Alun-alun Eleftherias di barat, di muka Alun – alun Aristotelous sampai Menara Putih di timur, di mana jalan itu berjumpa dengan Alexander the Great Avenue. Leoforos Nikis ialah jalan tersibuk, terpopuler, terbanyak dipotret dan terbanyak dicat di Thessaloniki dan mempunyai nilai property residensial paling tinggi di kota, dan antara nilai property residensial dan komersil paling tinggi di Eropa Tenggara.Nikis Avenue penting secara komersil, sebab dipagari dengan beberapa cafe, restaurant dan usaha dan kerap didatangi oleh beberapa ribu wisatawan dan warga lokal tiap hari.

Lokasi yang menyediakan panorama laut terlepas automatis berikut dengan angin ciri khas lautan Macedonia ini langsung akan mempersejuk pemikiran beberapa Travelovers!. Disamping itu Nikis Avenue mrupakan tempat tersibuk di Tesalonika, jadi Travelover dapat bercengkrama dengan warga di tempat, atau dapat mendapati jodoh.

  1. Nea Paralia (Theme Park)

Nea Paralia adalah lokasi yang sedang nge-tren di kelompok warga Tesalonika sekarang ini lho Travelovers. Tujuan ini memberi segi kekinian yang berdampingan dengan segi tradisionil dan monumental juga. Ditunjukkan dengan kehadiran danau kecil, lajur spesial untuk pemakai sepeda, lapangan tenis, lapangan basket, ajang bermain anak, bahkan juga ajang bermain skate board untuk kelompok muda-mudi Tesalonika.

  1. Ano Poli

Kota Atas Thessaloniki disebutkan Ano Poli ialah kota tua dari Thessaloniki dan berada di seputar kota ini acropolis utara dari pusat perkotaan. Lingkungan ini populer dengan susunan zaman Bizantium dan Ottoman yang terawat secara baik dan design perkotaan dan selaku pusat penyair, cendekiawan, dan bohemian Thessaloniki.

Ano Poli adalah wilayah paling tradisionil di Thessaloniki. Wilayah ini menjaga sejumlah besar design kota zaman Bizantium dan Ottoman yang sejumlah besar dihancurkan pada tempat lain di kota dalam Kebakaran Besar tahun 1917.

Kota ini populer dengan jalanan kecil beraspal, alun-alun tua, dan beberapa rumah dalam arsitektur tradisionil Yunani dan Ottoman. Ano Poli ialah sisi paling tinggi kota dan dikuasai oleh akropolis kota , benteng zaman Bizantium dan Ottoman yang dikenali selaku Eptapyrgio. Landmark yang lain terhitung bangunan Villa Moskof dan Villa Varvara.

Sepanjang masa Ottoman, Ano Poli ialah area khusus untuk orang Turki (Muslim) di kota sesaat orang Yunani, Eropa Barat, dan Yahudi tinggal di bawah seputar dermaga.

Identitas ciri khas Thessaloniki berawal dari banyak hal opsi. Ada musik rebetiko dan ada meze (makanan pembuka) yang nikmat , yang kerap dicicipi pada saat yang bertepatan. Ada tapak jejak eksotis dari masa lampau Ottoman kota, berbisik dari kotak perhiasan mushola atau dari tourbe (mausoleum) yang terlewatkan dari orang suci Sufi di pinggir alun-alun. Byzantium berkilau dengan istimewa di semua kota, tapi khususnya dalam suatu gereja kecil yang berada di labirin jalan setapak dan tangga yang cantik. Semuanya bisa diketemukan di Ano Poli – “kota atas” Tesalonika, satu area yang tenang dan hidup, berjiwa muda dan classic. Di atas sini, masa lampau merajut, selalu anggun, masuk dan keluar dari saat ini, dan waktu melakukan, dia nampak, dinyanyikan, dan dicicip.

  1. Mylos

Nah untuk beberapa Travelovers benar-benar mencintai rekreasi malam cerah, di Tesalonika sediakan teritori hiburan malam yang terbagi dalam kompleks kelab malam, bar, dan restaurant dan dapat penuhi keinginan beberapa pencinta rekreasi malam. Untuk pencinta rekreasi malam, Travelxism anjurkan untuk masukkan Mylos ke dalam perincian tujuan selanjutnya Travelovers.

Nah, itu tempat rekreasi menarik di Kota Thessaloniki Yunani yang sayang untuk dilewati. Yok, semangat nabung agar dapat kesini!